Senin, 02 Oktober 2023

Mangenta Masakan Dayak

 Zaman helu atau zaman dahulu kala kehidupan semua jauh dari nama teknologi, yang mana hanya mengandalkan kemampuan untuk mengolah sesuatu. Kehidupan zaman dulu merupakan sebuah sejarah yang diwariskan secara turun temurun, baik itu budaya, tradisi, bahkan cara beragama. 

    Pada kesempatan kali ini, mari bersama mengenal salah satu budaya atau tradisi orang Dayak Ngaju. Dayak Ngaju yaitu pribumi yang berada atau menepati bumi kalimantan tengah. Tradisi yang akan dibahas yaitu salah satu tradisi ketika orang Dayak selesai Manggetem atau panen padi yaitu tradisi Mangenta.

    

                               Mangenta yaitu sebuah kegiatan yang diwariskan oleh nenek moyang suku Dayak yang mendiami Kalteng dahulu kala sehingga menjadi warisan turun temurun. Mangenta adalah kegiatan para petani Dayak setelah melakukan panen padi, yang melambangkan ucapan syukur dan kebahagian atas dimulainya panen padi setelah musim manggetem tiba. Mangenta yaitu proses pembuatannya, sedangkan makanan yang menjadi kudapan itu namanya Kenta.

    Kenta atau kudapan ini dianggap sebagai makanan orang dulu bahkan jarang sekali kita temukan, karena Mangenta ini biasanya dilakukan setelah panen padi, yang mana orang Dayak Ngaju hanya sekali dalam setahun menanam padi. Kenta juga dapat kita dapatkan pada upacara pakanan batu yang merupakan ucapan syukur. 

    Bahan yang digunakan dalam pembuatan kenta yaitu padi ketan, kelapa muda, gula putih/gula merah dan air kelapa muda. Setelah semua bahan disiapkan maka kita akan masuk pada proses pembuatannya, pertama padi ketan direndam sebentar diair biasa lalu tiriskan, disangrai selama kurang lebih 10-15 menit dengan api sedang. Jika padi sudah disangrai kemudian ditumbuk hingga halus. Setelah selesai ditumbuk padi langsung ditampi untuk memisahkan kulit padi dengan berasnya.

    Jika selesai ditampi, kenta yang sudah bersih ditambah dengan air kelapa atau air panas secukupnya dan diamkan selama kurang lebih 5 menit. Kemudian tambahkan gula pasir/gula merah dan parutan kelapa serta garam secukupnya. Terakhir, aduk hingga bercampur rata dan diamkan kurang lebih 5 menit, dan Kenta siap dihidangkan.


Alat yang digunakan untuk manggetem yaitu gentu.


     





"GodZilla X A: Jejak Tahun Pertama yang Tak Terlupa

  "GodZilla X A: Jejak Tahun Pertama yang Tak Terlupa" Tahun ajaran baru 2023 datang menyapa dengan semangat dan harapan. Hiruk p...